Saat musim hujan tiba, udara disekitar menjadi lebih dingin dan membuat beberapa orang merasa kedinginan. Dengan cuaca yang dingin tersebut, biasanya membuat orang menjadi malas dan kurang bersemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Apalagi jika cuaca sedang hujan, hal tersebut semakin membuat orang malas melakukan apapun.

Sebenarnya ada beberapa cara agar semangat untuk beraktivitas bisa kembali lagi ketika cuaca hujan. Beberapa diantaranya adalah meminum minuman yang hangat. Dengan minuman hangat tersebut maka badan akan terasa hangat dan lebih segar untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari.

Untuk membuat minuman yang hangat, air panas mempunyai peran yang penting. Ada banyak jenis minuman hangat yang perlu menggunakan air panas untuk proses penyeduhannya. Hal tersebut dilakukan agar dihasilkan minuman yang tetap hangat ketika akan disajikan.

Biasanya untuk penyajian minuman hangat, air panas akan disimpan di dalam termos untuk menjaga suhunya. Namun ada juga yang menggunakan alat pemanas air minum khusus yang bisa dengan mudah membuat minuman hangat tanpa harus menyimpan air panas di dalam termos. Alat tersebut bisa dengan mudah di dapat di tempat jual mesin pengolah makanan yang dijual secara online.

Ada berbagai macam minuman hangat yang bisa dinikmati dan mampu menambah semangat. Beberapa diantaranya adalah kopi, susu, maupun teh. Namun ternyata selain minuman tersebut, ternyata di Indonesia memiliki jenis minuman tradisional yang bisa menghangatkan badan dan membuat seseorang menjadi segar kembali setelah meminumnya terutama di musim hujan. Berikut adalah beberapa diantaranya:

1. Bandrek

Bandrek merupakan minuman tradisional khas Jawa Barat, khusunya orang Sunda. Minuman ini biasanya cocok dikonsumsi ketika cuaca dingin ataupun ketika malam hari. Bahan utama dalam bandrek adalah jahe. gula merah, kayu manis, cengkeh, dan daun pandan. Bandrek hangat biasanya diminum sambil menikmati ubi rebus dan kacang rebus.

2. Bajigur

Bajigur adalah minuman yang juga berasal dari tanah Sunda sama seperti bandrek. Sama seperti bandrek, bajigur disajikan dalam keadaan hangat untuk dikonsumsi ketika suhu udara sedang dingin. Bahan utama pembuatan bajigur adalah gula aren dan santan serta ditambahkan berbagai macam rempah yang lebih banyak variasinya jika dibandingkan dengan bandrek.

3. Sekoteng

Sekoteng merupakan minuman hangat yang berasal dari wilayah Jawa Tengah. Bahan utama sekoteng adalah air jahe yang disajikan dalam keadaan panas. Selain itu, ada beberapa bahan lain yang dicampurkan ke dalam air jahe tersebut seperti kacang hijau, kacang tanah, hingga potongan roti. Minuman ini sangat cocok diminum di malam hari saat cuaca dingin.

4. Angsle

Angsle merupakan minuman atau makanan khas dari kota Malang. Minuman ini mirip dengan kolak dan biasanya hanya dijual pada malam hari saja. Kuah angsle dulunya hanya dibuat dari campuran santan, vanili, dan daun pandan. Untuk isiannya biasanya terdiri dari roti, kacang tanah sangrai, kacang hijau rebus, petulo, ketan putih rebus, dan mutiara. Angsle umumnya disajikan dalam keadaan hangat, namun saat ini sudah ada beberapa penjual angsle yang menyajikan dalam keadaan dingin.

5. Bir Pletok

Salah satu bir yang tidak membuat peminumnya mabuk adalah bir pletok. Bir pletok merupakan sajian khas dari Betawi. Walaupun namanya bir, minuman ini tidak mengandung alkohol. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat bir pletok adalah berbagai macam rempah asli Indonesia diantaranya jahe, daun pandan, kayu manis, gula pasir, cengkeh, dan lain sebagainya serta ditambahkan kayu secang untung mendapatkan warna merah. Bir pletok dahulu biasa dinikmati dalam keadaan hangat saat malam hari setelah lelah bekerja seharian. Sekarang bir pletok juga disajikan dalam keadaan dingin.

Tags:
About Author: Theaust