Biografi Pelukis Delsy Syamsumar (1935-2001)

Multitalenta, kata tersebut sangatlah layak untuk mencerminkan sosok pelukis familiar Indonesia yang mempunyai nama Delsy Syamsumar. Ya, seniman yang digadang-gadang sebagai yang terbaik se Asia Tenggara ini tidak melulu mempunyai bakat melukis saja, namun pun dikenal sebagai komikus, ilustrator, desainer dan beda sebagainya.

Hal ini terbukti ketika ia sukses memenangkan penghargaan Art Director terbaik di Asia lewat film yang berjudul “Holiday in Bali” dengan sutradara H. Usman Ismail dalam suatu Festival Film di Tokyo pada tahun 1962.

Dalam jagad seni lukis, https://www.pro.co.id/ ia bukanlah orang sembarangan. Kerja keras, kedisiplinan dan ketekunannya menghasilkan karya bernilai tinggi yang dapat membuat tidak sedikit orang terpukau. Bahkan menjadikan Delsy Syamsumar sebagai satu-satunya pelukis Indonesia yang diberi predikat Litteratures Contemporaines L’ Azie du Sud Est dan II’exellent dessinateur oleh Lembaga Seni dan Sejarah Perancis melalui kitab literatur seni dunia yang fenomenal, France Art Journal 1974.

Delsy Syamsumar bermunculan di Medan pada tanggal 7 Mei 1935. Bakat seni yang beraliran Neo-Klasik ini telah malai terlihat ketika ia masih berusia 5 tahun. Beruntung ia bertemu dengan Wakidi, seorang pelukis ulung pada era Orde Lama. Dari pertemuan itulah Delsy Syamsumar memperdalam ilmu lukis sekaligus terus menajamkan bakat yang dimilikinya.

Pernah suatu saat dalam sebuah pameran, buah karyanya disalin sebagai lukisan termahal bersamaan dengan pelukis kondang lainnya laksana Affandi dan Basuki Abdullah. Hal itu mengukuhkan Delsy Syamsumar tidak melulu sebagai pelukis familiar Indonesia namun pun sebagai di antara legenda yang ada.

Delsy Syamsumar meninggal dunia pada tanggal 21 Juni 2001 di Jakarta pada umur 66 tahun. Dan dengan begitu ia meninggalkan 9 orang anak yang sudah dianugerahkan Tuhan kepadanya.

Sumber : https://www.infobiografi.com/

Tags:
About Author: Theaust