Perjalanan untuk menikmati keindahan Pulau Tidung menyaksikan terumbu karang yang sangat indah di ombak, berenang di air laut yang sangat menyegarkan, menikmati keindahan matahari terbenam dan bangun di balik cakrawala atau semacamnya Hanya sekadar bersantai dengan sepeda sambil menikmati keindahan pantai adalah salah satu hal yang Anda butuhkan sekarang.

Apa yang bisa dinikmati di Pulau Tidung?

Pulau Tidung adalah Maladewanya Indonesia

Pulau Tidung sendiri adalah sebuah pulau kecil yang terletak di Kepulauan Seribu, di mana pulau itu bahkan disebut sebagai Maladewa Indonesia karena keindahan yang ditawarkannya. Pulau Tidung terbagi menjadi dua pulau utama, yaitu Pulau Tidung Kecil dan Pulau Tidung Besar. Kedua pulau secara khusus dihubungkan oleh jembatan yang panjangnya sekitar 2 km.

Pulau Tidung Kecil adalah bagian dari Pulau Tidung, yang tetap merupakan pulau tak berpenghuni, ini berbeda dengan Pulau Tidung Besar, yang saat ini memiliki sekitar 4.000 penduduk, sehingga Pulau Tidung yang besar ini adalah pulau terpadat di antara pulau-pulau lainnya.

Jembatan cinta

Salah satu tempat wisata paling terkenal di Pulau Tidung adalah jembatan Cinta. Jembatan yang panjangnya sekitar 2 km ini memiliki beragam cerita yang hingga kini masih bisa diandalkan dan menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung. Mitos jembatan Tidung atau jembatan cinta ini mengatakan bahwa jika pasangan berjalan sambil berpegangan tangan saat melewati jembatan, hubungan pasangan akan berlangsung dan bahkan berakhir di lorong.

Sebaliknya, jika Anda datang ke sana dengan status Jomblo, maka Anda disarankan untuk melompat dari jembatan 7 kali berturut-turut. Dipercayai bahwa ini menyebabkan orang tersebut segera mendapatkan pasangan dan mengakhiri status Jomblonya. Jadi jangan heran jika Anda melakukan tur Pulau Tidung, Anda merasa tidak lengkap jika Anda tidak melakukan ritual selama mereka dapat diandalkan.

Meski begitu, terlepas dari mitos cinta yang meluas di atas jembatan Tidung, jembatan Tidung bisa disebut tempat yang sangat indah karena jembatan itu sendiri mampu menghadirkan suasana yang sangat indah dan romantis, di mana Anda bisa berjalan-jalan di sini sambil menikmati keindahan alam di bawah ini. Laut Pulau Tidung sangat menawan.

Keindahan Bawah Laut yang Menawan

Jembatan cinta tidak hanya menarik dari Pulau Tidung. Ini karena pariwisata Pulau Tidung juga menawarkan hidangan bawah laut alami Indonesia yang unik. Bagi Anda yang ingin menikmati semua ini, Anda bisa menjelajahi keindahan kapal selam dengan snorkeling dan menyelam.Di dunia bawah laut Tidung ada banyak ikan hias yang sangat mempesona dengan terumbu karang yang masih terawat dengan baik.

Permainan Air

Selain itu, Anda juga dapat menikmati permainan air lainnya seperti berperahu dan bermain kano. Setelah lelah berjalan di Pulau Tidung, puas menikmati permainan air dan puas menikmati keindahan dunia bawah laut, Anda bisa menikmati keindahan matahari terbenam, yang sangat luar biasa dan sangat romantis. Anda juga dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bersantai bersama teman sambil menikmati hidangan yang telah Anda siapkan sebelumnya.

Tempat Menginap

Namun sayangnya, jika Anda tertarik menghabiskan malam di Pulau Tidung, Anda hanya bisa menginap di beberapa penginapan berupa rumah hunian atau wisma yang cukup nyaman dengan fasilitas dan harga yang sangat terjangkau. Bahkan wisma berukuran sedang yang dilengkapi dengan 4 kamar, maka Anda menyewa wisma ini dengan harga sekitar Rs 300.000 yang dapat Anda isi dengan keluarga tercinta.

Transportasi

Bagi Anda yang tertarik untuk mengunjungi objek wisata Pulau Tidung, fasilitas transportasi yang tersedia saat ini adalah jalur tunggal, yaitu melintasi jalur laut. Untuk sampai ke Pulau Tidung, Anda bisa menggunakan transportasi laut, yang sering disebut sebagai feri yang merupakan kapal penumpang kecil atau bahkan lebih tepat disebut perahu motor. Feri ini memiliki berbagai jenis, dari feri kayu yang akan beroperasi dengan kecepatan sedang hingga yang terbuat dari fiberglass yang diklasifikasikan sebagai lebih cepat dan lebih aman.

About Author: Theaust